Sunday, June 7, 2015

Kenapa Desain Tidak Gratis

Kali ini aku akan sedikit curhat :D hahahah, karena akhir-akhir ini banyak sekali teman yang ngomong :
"Kita kan temen"
"Kita kan udah lama kenal kok BAYAR"

yaa seperti itulah mungkin juga dialamai oleh teman-teman desainer :D :D, maksudku menulis hal ini adalah karena udah mumet banget yang namanya minta di gratiskan :D kenapa? yaa coba kalian pikirkan nanti jika kita gratiskan yang satu, nanti yang satu akan ngomong sama yang teman lainnya dan yang lainnya ngomong sama yang lainnya juga. coba deh kalo semuanya mau gratis??? Bisa Gilaaaaa :D

 http://blog.riodesign-web.com/wp-content/uploads/2013/12/GOOD-FAST-CHEAP.jpg

Bicara soal desain kita sudah pasti tahu yang namanya desain selalu ada dimana-mana dan orang akan selalu membutuhkannya, namun sayang sungguh sayang masyarakat masih belum mendapat edukasi tentang yang namanya desain serta proses terbentuknya sebuah desain menarik yang tanpa sadar sangat penting untuk kemajuan usaha mereka.

bila kita tenggok diberbagai media mulai dari cetak, media online, media sosial, bahkan blog mas kades ini sudah sangat sering membahas tentang desain namun yaa sayangnya mungkin orang malas membacanya yaa :D :D :D hahahaha

Jika kalian mencari di mbah gugel kalian akan menemukan banyak sekali desainer grafis yang udah mendunia dengan karya-karyanya sebut saja film animasi The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn , hayoo siapa yang tahu siapa desainernya? yaaa namanya Rini Sugianto.

Melihat bahasanku tentang desainer indonesia yang mendunia itu, bisa kita ketahui sedikit alasanya yaitu :
- Lebih dihargai
- Terjamin
- Mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak
- Sesuai dengan apa yang dikerjakan

Bukannya untuk membandingkan, namun masyarakat seolah buta dan meremehkan, dari bahasan itulah aku membuat sebuah postingan berjudul Kenapa Desain Tidak Gratis

Baiklah kita mulai yang pertama :

1.Internet itu bayar
Coba kalian bayangkan untuk saat ini seorang desainer tidak menggunakan internet untuk media informasi dan referensi desainnya, pasti mereka tidak akan tahu tren desain saat ini atau isu-isu yang sedang hangat dibicarakan. seorang desainer yang cerdas dapat menilik dan melakukan pemikiran tentang isu-isu yang ada dimasyarakat agar desainnya dapat mudah diterima.

2.Software, Hardware itu bayar
Tentu saja kedua komponen ini tidak dapat kita pisahkan satu sama lain, bila kita berhitung untuk satu laptop kelas sedang saja sudah butuh 3-4 juta, itu belum termasuk software. seorang desainer musti membeli software yang biayanya tentu tidaklah murah ditambah lagi setiap tahun software melakukan update yang musti dibeli lagi dan lagi. jadi apakah mungkin desain itu gratis??

3.Listrik itu bayar
Mungkin ini hal yang begitu penting, karena saat ini di indonesia yang aku tahu belum ada komputer atau laptop yang menggunakan tenaga surya, tenaga air, api dan udara (avatar :D) jadi yang namanya listrik musti bayar, selama mendesain desainer akan menggunakan listrik, jika desainnya gratis bagaimana dia membayar listrik? tega kah?

4.Sekolah Desain itu bayar
Mungkin tidak semua desainer yang menempuh sekolah desain, banyak yang melakukan pembelajaran desain lewat internet dan otodidak, namun bila kita hitung jika seorang desainer itu menempuh sekolah desain maka banyak yang ia keluarkan harus bolak balik beli kertas, pensil, cat, tinta warna, dll

Jadi, mulai saat ini alangkah baiknya untuk melihat dan memahami bagaimana proses seorang desainer menciptakan sebuah maha karya yang bisa digunakan untuk membuat perusahaan maju.

ada kutipan yang aku dapat dari sebuah video
"We Respect You, Give us the same respect"
"Kami Menghormati anda, jadi berikan kami hal yang sama"

Yaa jadi begitu laa kisah sedih dihari minggu ini (walah) hahaha :D Jika punya komentar soal desain atau pun masukan untuk mas kades silahkan berkomentar :D :D

Adalah Seorang Blogger asal Palembang yang Suka Dunia Desain dan saat ini Sedang Masa Kuliah di Bidang Yang sama. Selain itu Aku juga Suka hal-hal yang bernuansa Korea.


EmoticonEmoticon