Tuesday, August 18, 2015

Tips Memilih Font yang Baik untuk Desain Logo

Apa kabar sahabat kades? Sebelumnya aku sudah berbagi Tutorial Membuat Shortcut keyboard di CorelDraw, Tentu kali ini aku tidak akan membagikan tutorial lagi. Kesempatan yang indah ini aku akan berbagi lagi tips Memilih Font yang baik untuk desain logo



Tentu jika kita  bercerita tentang logo, sulit untuk terpisah dengan yang namanya font, terutama untuk jenis logotype (y). Seperti sudah menjadi rahasia umum untuk dalam hal memilih font sangatlah penting, karena dengan font pun kita dapat mengkomunikasikan sesuatu yang tentu itulah tugas desainer grafis.

Hingga sekarang sudah banyak sekali kan font yang bertebaran di internet? :D :D Mulai dari dafont.com, 1001Fonts.com, dan masih banyak lagi. Kita sebagai desainer grafis musti dituntut untuk bijak dan menganalisa keperluan font kita, jangan sampai hanya karena nafsu semua jenis font kita install. Tentu tidak baik juga kan untuk peforma komputer/laptop kita? apalagi kalo fontnya sudah kebanyakan.

Baiklah kita mulai dari Tips yang pertama

1.Jangan Pilih Font yang Default

Tentu semua orang sudah sangat familiar dengan font Arial, Times New Roman dll. Yang sudah secara Default ada di Sistem operasi Windows, Jadi cobalah untuk memilih font yang lebih unik sehingga menambah nilai untuk logo itu sendiri. Terlebih lagi jika kita punya keahlian dalam membuat font ada baiknya untuk dikembangkan dan dijadikan sebagai bahan untuk pembuatan logo, tentu akan lebih membuat logo itu terlihat khas.



2.Jenis Font yang buruk



Maksudnya bagaimana mas?, Jangan senang dan terkesan dengan jenis huruf  seperti Comic Sans, Curiz MT, Papyrus, dll. Lagi-lagi kita harus bijak dalam masalah font ini. Jangan sampai memilih font yang buruk. bukannya bikin perusahaan maju, malahan semakin merosot karena orang melihat font yang tidak profesional dan asal-asalan.

3.Pastikan mudah dibaca

Ini masalah yang sering aku hadapi di ruang publik. Spanduk, banner, dll yang membuat sakit mata :D :D (Kenapa mas?) Gimana ngak lah desainnya ngak terbaca dan lebih gila lagi sulit dimengerti. Bukannya mau ceramah cuma aku sering kesel aja :D :D

Jadi, Lakukanlah berbagai percobaan untuk tingkat keterbacaan yang tepat, memang banyak font yang begitu cantik dengan kriwil-kriwil yang mengesankan. tapi lagi dan lagi kembali kepada bisa terbaca atau tidak bukan?. Bagaimana mungkin suatu font yang fungsi untuk dibaca orang tapi tidak bisa dibaca (kan aneh) :D :D


4.Perhatikan Tebal dan Tipis Font

Sering melihat font yang tebal maupun tipis bukan, kadang hal ini yang sering terlupakan, secara pribadi pun aku sering mengabaikannya :D :D (whahahaha). Namun setelah postingan ini jangan diabaikan lagi yaa (siaap mas). Tentu Tebal dan Tipis sangat bermain peran. Untuk melakukan percobaan apakah logo itu terlalu tipis atau terlalu tebal adalah dengan mengecilkannya dan melihat seberapa besar tingkat kejelasan membacanya.


5.Tidak Relavan dengan Maknanya

Seperti yang sudah aku jelaskan dibagian atas tadi, kalo Jenis suatu font memiliki maknanya tersendiri layaknya seperti warna, Pastikan untuk memahami karakteristik dari font itu sendiri agan relavan dengan maknanya. Sebagai contonya ketika mendesain logo untuk Perusahaan Hukum tentu kita tidak akan mendesain logo menggunakan font yang melengkung-lengkung dan decorative bukan?, tentu untuk perusahaan Hukum biasanya akan menggunakan jenis huruf "Serif"


6.Terlalu banyak font

Jika melihat pengalamanku selama ini, biasanya aku hanya menggunakan 2 jenis font saja dalam sebuah logo. Kenapa begitu mas?, Karena apabila kita gunakan font yang begitu banyak tentu orang yang melihat akan bingung dan memberikan kesan amatiran. Lagi pula mereka akan binung "Ini nama perusahaannya yang mana yaa? Banyak banget tulisannya"


7.Perhatikan Besar dan Kecilnya Ukuran font

Hal ini menjadi penting karena mengingat banyak perusahaan yang memiliki slogan, dan ingin ditampilkan di dalam logo, tentu tidak mungkin slogannya kita tampilkan besar namun nama perusahaan dikecilkan. jadi patut untuk diperhatikan dalam hal kecil dan besarnya ukuran font.



8.Umpan Balik sangat penting

Ayo tampilkan dan tunjukkan kepada teman-teman dan orang-orang terdekat untuk mendapatkan kritik dan saran mereka yang tentunya membangun (yang mengejek ngak udah didengarkan hahahaha).


Kita sebagai desainer grafis haruslah bija dan teliti dalam memilih font, jangan sampai kita mendapatkan rating dari klien buruk. Pastikan untuk selalu bereksperimen, tentu tidaklah sulit untuk melakukan itu, apabila kita mau, niat, dan kerja keras.

Bagaimana sahabat kades? Seru sekali yaa postingan kali ini hahaha :D :D :D, aku jadi lebih sering update sekarang karena lagi Libur kuliah (2 Bulan) hahahaha :D :D "Ngak usah disebutin juga mas"

Baiklah, silahkan kalian share dan like postingan kali ini jika menurut kalian bermanfaat untuk kalian sendiri dan orang banyak :D :D Oya tetap support kades yaa :D :D hahaha. Tentu cara mendukungnya tidaklah sulit cukup share dan like artikelnya saja (GRATIS kan?)

Dan aku akhiri dengan terima kasih dan Sampai Jumpa :D :D

Adalah Seorang Blogger asal Palembang yang Suka Dunia Desain dan saat ini Sedang Masa Kuliah di Bidang Yang sama. Selain itu Aku juga Suka hal-hal yang bernuansa Korea.


EmoticonEmoticon