"/>

Apa itu Brand? Mari kita Bahas

Halo sahabat kades bertemu lagi dengan mas kades alias mas khoiril amri dengan artikel-artikel desainnya yang pasti bikin kalian semakin bersemangat dalam berproses desain (eaaa)

Di dunia saat ini, sudah sering bukan kita bertemu berbagai macam brand lokal maupun internasional dengan keunikan dan kekhasan yang mereka miliki. Persaingan setiap brand sungguh luar biasa hingga betapa dibutuhkannya seorang desainer grafis untuk dapat membangun brand visual.


Brand Hidup dalam ruang bawah sadar manusia

Ada orang yang membeli sebuah produk dengan label sebuah brand ternama akan rela membeli  harga yang luar biasa "mahal" walau hanya kaos oblong. Lalu ada yang bilang "bukan cuma mahal saja, tapi dari kualitas kaosnya juga"

Semua sah-sah saja, karena sebuah brand sudah terbangun dari awal sehingga tercipta kesan seperti kasus diatas. Orang akan secara bawah sadar merasa kualitas brand yang telah mereka kenal lebih dapat mereka percaya dibanding brand baru yang masih belum jelas kualitasnya dan namanya.

Aku juga memiliki berbagai brand yang aku percaya dan hingga kini enggan untuk bepindah karena sudah merasa nyaman dari segi pengalaman maupun dari hasil akhir produk.

"Singkatnya, merek Anda adalah seperangkat persepsi yang dimiliki orang tentang sesuatu, orang, organisasi, perusahaan, negara, planet dan yang lebih besar lagi. Ini adalah ekspresi emosional yang dikuratori dengan cermat dari nilai yang hidup dalam hati dan pikiran orang."

"Pencitraan merek adalah serangkaian tindakan yang diambil untuk mengembangkan sebuah merek. Ketika dilakukan dengan benar, branding menjadi simfoni desain, bahasa dan pengalaman yang indah, semua bergabung untuk menumbuhkan perasaan yang sangat spesifik."

Apple, bisa dibilang salah satu merek yang sukses membuat orang bangga kepadanya hanya dengan melihat logo "Apple" menempel disetiap lini kehidupannya.

Siapa sih yang tidak merasa bangga membawa kemana-mana produk berlogo apple ini? Apalagi desainer grafis yang bisa dibilang nilai "jual dirinya" akan lebih besar ketika memegang produk ini dihadapan klien.

"Orang-orang berbicara tentang teknologi, tetapi Apple adalah perusahaan pemasaran," kata John Sculley, CEO Apple, kepada koran Guardian pada tahun 1997.

"Ini adalah perusahaan pemasaran dekade ini." Tidak ada yang mengerti ini lebih dari Steve Jobs, yang membawa Apple kembali dari jurang kehancuran pada 1990-an, dengan meremajakan merek melalui serangkaian perubahan gaya, pesan aspiratif dan iklan yang efisien.

Lebih dari segalanya, Jobs mengerti bahwa keunggulan dari strategi merek yang baik termasuk kekompakan , konsistensi dan kejelasan . Menciptakan koneksi psikologis yang kuat di pelanggan. Pengguna tahu apa yang diharapkan ketika mereka menggunakan produk dan perangkat lunak Apple.


Jika kita bicara brand, sangat penting kita harus tahu pengertian dan memahami brand itu sendiri.

Cerita awal kenapa artikel ini muncul karena sering bermunculan kata "brand atau merek" ditengah-tengah masyarakat. Secara perspektif desainer tentunya kita sudah paham betul apa itu brand.

jadi buat apa dibahas lagi?

Aku sering bertemu dengan berbagai macam kasus yang bisa dibilang menyamakan brand dan logo adalah suatu hal yang sama, logo diibaratkan sebagai hal paling penting bagi sebuah brand.

Yaa, tidak ada salahnya juga sih karena logo memang adalah salah satu elemen dari sebuah brand. Namun, menyamaratakan Logo dan brand dengan satu kelas menurutku adalah hal yang salah.

Kok gitu?

Aku akan memberikan sebuah ilustrasi logo dan brand


Jeff bezos CEO Amazon.com mengatakan,

"Brand adalah apa yang orang-orang katakan tentang anda ketika anda sedang tidak bersama mereka"

tentu dari ilustrasi saja, kita dapat secara langsung paham apa itu logo dan brand. Jadi, kita harus paham betul dan menghindari kesalahan persepsi.

Aku tidak menyalahkan orang-orang yang salah, tapi bagi orang yang sudah paham tapi masih salah itu yang agaknya membuatku bingung.

Bisa juga kita ambil dari kata-kata Jeff Bezos, bahwa brand itu apa yang orang-orang pikirkan. Brand itu melekat dibenak orang-orang terhadap sesuatu.

Kesimpulan

Jadi secara garis besar

"Brand adalah apa yang orang-orang pikirkan, rasakan, kesan, persepsi orang terhadap sesuatu melalui alam bawah sadar" @vektorkades

Brand sendiri bisa Brand personal, Brand Kelompok, Brand Organisasi, Hingga brand perusahaan. Terlepas dari itu perlu adanya usaha untuk membangun brand.

Salah satunya yaitu membuat pencitraan brand seperti yang sempat aku bahas diatas. Pencitraan brand seperti logo, kartu nama, letterhead, dll adalah salah satunya. Desainer grafis tentu memiliki kemampuan untuk membangun pencitraan brand ini.

Desainer grafis paham betul bagaimana bisa bersaing dan dapat memecahkan masalah citra sebuah perusahaan.

Tentu saja, dengan tuntutan dunia saat ini yang harus memunculkan keunikan kekuatan brand menjadi faktor penting untuk memenangkan pasar. Jadi, kita tidak heran bukan? Apple dengan harga selangit selalu membuat pecintanya rela membeli.

Yaa, mereka sudah punya brand yang kuat.

Silahkan berkomentar dan bagikan kepada khalayak luas.

No comments:

Powered by Blogger.