Wednesday, July 6, 2016

Tips untuk Mendesain Tanda dan Baliho

Apa kabar sahabat kades?

Tentu dalam keadaan sehat yaa hahaha. hari ini dan kesempatan yang berbahagia ini, aku akan berbagi tips lagi nih.


Yaitu Tips untuk mendesain tanda dan baliho

Siapa yang tak kenal dengan tanda-tanda yang ada dijalan dan Baliho bertebaran yang bisa bikin pusing jika kita menghitungnya hahaha. Sangking banyaknya kita terkadang banyak menemui desain baliho yang begitu-begitu saja. Sehingga, apabila bertemu dengan satu desain saja yang berbeda akan langsung tertarik.

Di Indonesia khususnya di Daerahku yaa, untuk desain baliho pun sudah cukup menarik. Selain memang perkembangan dunia percetakan ada juga perkembangan dari SDMnya itu sendiri. Baguslah Desain sudah menjadi gaya hidup yaa #plak

Namun, yang agak disayangkan desain untuk pemilu yang menurutku masih kurang. Mungkin untuk pemilu berikutnya bakal lebih asik lagi yaa desainnya. Aku sendiri sangat merasa terganggu dengan desain yang begitu saja dan sangat memaksa mulut untuk ngerocos tak berhenti ahhaha.

Kembali ke topik

Maka dari itu, aku pun bermaksud untuk memberikan sebuah tips yang menarik dan bisa dijadikan salah satu referensi kalian dalam mendesain Baliho. Mungkin saja kebetulan ada yang sedang bingung untuk mendesain Baliho saat ini.

Kita mulai pada Tips yang pertama

1.Pikirkan Ukuran dan Skala


Nah loh, Secara mudahnya adalah jika kita dalam mendesain baliho selalu pikirkan dan perhatikan Tanda maupun Baliho haruslah siap untuk dibaca dari jauh dan dekat. Karena dengan itu, pembaca akan sangat mudah tertarik atau minimal ia akan mendekati baliho kita.

Selalulah ingat orang melihat baliho kita dalam 1 detik. dan usahakan mereka tertarik dalam waktu yang secepat itu.

Memang, berbicara tentang konsep, dan tak tidur memikirnya adalah hal yang penting. Namun jika berbicara "Desain yang baik adalah Dapat ditempatkan dalam kondisi apapun".

 2.Pikirkan Lokasi Tanda dan baliho Ditempatkan


Dalam kasus ini, selalu ingat untuk belajar dalam ilmu-ilmu tanda dalam pemerintahan. Karena dengan belajar itu kita dapat mendesain tanda dan baliho sesuai dengan peraturan daerah setempat.

Bisa dibayangkan apabila tanda yang kita desain tidak dimengerti oleh masyarakat. Tentu, fungsi dari desain tak tercapaikan.

Jika dilihat Desain tanda-tanda jalan yang ada disekitar kita nampak hal yang sepele. Namun, mengambil hal yang cukup vital bagi masyarakat.

3.Bermain dengan Warna dan Grafis


Setelah belajar memperhatikan ukuran dan lokasi. Maka, mulailah kita bermain-main dengan warna dan grafis yang akan kita desain. Jangan terburu-buru, mulailah dengan warna-warna dasar dan sketsa.

Warna menjadi keputusan yang sangat penting untuk dapat dikenali dengan baik. Ada dua hal yang dapat dilakukan dan dipikirkan yaitu :
  • Branding dan Identitas
  • Kontras dan Jarak Pandang
Terkadang kedua hal itu dapat berjalan dengan baik. dan grafis pun bersama dalam warna terang dan gelap, Agar baik dalam mendesain dan memilih warna, jangan pilih warna-warna paster yang pada dasarnya terang dan lembut.

Karena disini kita harus menciptakan Kontras, gunakanlah warna terang dan gelap secara bersama-sama. Dalam segi grafis gunakan objek besar untuk dijadikan pusat perhatian dan objek kecil untuk keterangan yang lebih lanjut.

Nah mari kita ke studi kasusnya dengan lokasi tadi

Jika kita menempatkan baliho atau tanda dalam sebuah taman, dan mendesain dengan warna hijau pula. apakah akan tercipta kontras? memang dapat dibaca dari dekat, namun untuk menciptakan kontras kita harus gunakan warna "Kuning" yang kontras dengan warna taman atau biasanya "Hijau".

Lihat? semua memang perlu kita perhatikan dengan baik :D

4.Pesan dan Tipografi yang Sederhana


Ketika mengetik dan memasukkan teks yang ingin disampaikan, Tetaplah Sederhana. Pertimbangkanlah jumlah kata yang disampaikan. Namun, dalam beberapa kasus klien mempunyai brief dengan teks yang banyak.

Maka dari itu, perlu kita sederhanakan tentu dengan berbicara bersama klien terlebih dahulu.

Ada dua rumus yang sering dipakai untuk mendesain Tipografi yang sederhana namun tetap menarik dan bersih :
  • Tiga baris teks hingga lima kata masing-masing, atau 
  • Lima baris teks sampai tiga kata masing-masing
Pertimbangankan juga tentang tebal dan tipis. Agar menciptakan kontras dan pesan utama yang ingin disampaikan dapat menarik perhatian pembaca.

5.Desain akan diprint dimana?

Tentu, Desain yang luar biasa akan terlihat biasa saja apabila ditempatkan di bahan print yang kurang bagus. Sehingga selain konsep, warna, dan tipografi. Kita memperhatiakn juga desain diprint dimana.


*BONUS

6.Material Kontras

Apabila kalian mungkin bingung untuk menentukan Kontras. Berikut sendikit material kontras yang aku bagikan, Semoga saja bermanfaat yaa :D


Bagaimana sahabat kades? Apakah artikel kali ini bermanfaat? Mari share, like, dan komentar kita kalian merasa artikel ini bermanfaat :D

Baiklah terima kasih dan Sampai Jumpa

Adalah Seorang Blogger asal Palembang yang Suka Dunia Desain dan saat ini Sedang Masa Kuliah di Bidang Yang sama. Selain itu Aku juga Suka hal-hal yang bernuansa Korea.


EmoticonEmoticon